Sosok Syekh Yusuf pada masa kini seakan hanya sayup terdengar di telinga bangsa Indonesia. Kalaupun dikenal, sosoknya kerap dipahami secara lokal, bahkan tertimbun oleh berbagai legenda yang bersifat mitologis, tidak masuk akal, dan ahistoris.
Melalui buku Syekh Yusuf Makassar: Seorang Ulama, Sufi dan Pejuang, Prof. Dr. Abu Hamid menelusuri jejak kehidupan dan pemikiran Syekh Yusuf melalui naskah-naskah yang ditinggalkannya. Dari sana ditemukan mutiara hikmah dan nasihat-nasihat sufistik dari salah seorang “ulama Jawi” yang masyhur di Masjidil Haram pada masanya.
Dengan tasbih sebagai simbol kekuatan spiritualnya, Syekh Yusuf mampu menggetarkan Kompeni Belanda. Perjuangannya menunjukkan bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari senjata, tetapi juga dari keyakinan, ilmu,dan keberanian mempertahankan prinsip.
Buku ini layak dibaca oleh siapa pun yang ingin memahami lebih jauh jejak perjuangan Syekh Yusuf. Lebih dari sekadar catatan sejarah, perjalanan hidup dan keteladanannya tetap relevan bagi generasi masa kini dalam membangun bangsa.
Syekh Yusuf Makassar: Seorang Ulama, Sufi dan Pejuang mendapat penghargaan dari Yayasan Buku Utama, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai salah satu Buku Terbaik Tahun 1995.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 14,5x21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 400 gram |
| Jumlah Halaman | xxvi+402 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Syekh Yusuf Makassar: Seorang Ulama, Sufi dan Pejuang
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Abu Hamid
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Dongeng dari Kitab Gunung dan Samudra Makhluk Pemakan Api
Makhluk Pemakan ApiMelalui kisah-kisah seperti Sh..
Rp.0
Indonesia – Rusia dalam Pusaran Perang Dingin: Geopolitik dan Diplomasi Soviet di Asia Tenggara
Buku ini merunut hubungan diplomasi Indonesia Rusi..
Rp.0
Kamus Konjo-Indonesia-Inggris: Tradisi perkapalan dan kemaritiman di Bulukumba, Sulawesi Selatan
Tradisi pembuatan kapal secara tradisional merupak..
Rp.0




