Pembangunan wilayah merupakan proses yang kompleks karena
melibatkan interaksi berbagai aspek fisik, ekonomi, sosial, lingkungan,
kelembagaan, dan teknologi yang berkembang secara dinamis dari waktu ke waktu.
Di tengah meningkatnya tantangan pembangunan seperti ketimpangan antarwilayah,
urbanisasi yang semakin pesat, perubahan penggunaan lahan, degradasi
lingkungan, keterbatasan sumber daya, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan,
diperlukan pendekatan perencanaan yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi
juga didukung oleh analisis yang terukur dan berbasis bukti ilmiah. Dalam
konteks tersebut, pemodelan menjadi salah satu instrumen penting yang mampu
membantu para perencana, peneliti, akademisi, dan pengambil kebijakan memahami
karakteristik wilayah, menganalisis berbagai fenomena pembangunan,
memproyeksikan perubahan yang mungkin terjadi, serta merumuskan alternatif
kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Buku Pemodelan Perencanaan Pengembangan
Wilayah: Konsep, Metode dan Aplikasi disusun dalam tiga bagian utama, yaitu
konsep, metode, dan aplikasi. Pada bagian konsep, buku ini membahas landasan
teoritis perencanaan pengembangan wilayah, karakteristik dan keterkaitan
antarwilayah, pembangunan berkelanjutan, serta pendekatan sistem dalam memahami
hubungan antara wilayah pusat dan hinterland. Sebagai fondasi utama, buku ini menjelaskan
bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik yang unik. Perbedaan kondisi
geografis, sumber daya alam, sejarah perkembangan, struktur ekonomi, kualitas
infrastruktur, kapasitas kelembagaan, serta karakteristik sosial masyarakat
menyebabkan setiap wilayah memiliki peluang dan tantangan pembangunan yang
berbeda. Perbedaan tersebut kemudian membentuk pola interaksi antarwilayah yang
menghasilkan berbagai fenomena pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi,
pembentukan pusat-pusat pelayanan, konsentrasi aktivitas ekonomi, hingga
ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pemahaman terhadap karakteristik dan keterkaitan
wilayah inilah yang menjadi dasar bagi seluruh teknik pemodelan yang dibahas
dalam buku ini.
Pada bagian metode, disajikan berbagai teknik
analisis yang umum digunakan dalam kajian pembangunan wilayah, meliputi
analisis sektor basis (Location
Quotient, Localization Index, dan Specialization
Index), Shift Share Analysis, Indeks
Diversitas Entropi, model pertumbuhan (growth and decay), analisis
hierarki wilayah menggunakan skalogram, pengukuran ketimpangan pembangunan
melalui Indeks Gini, Williamson, dan Theil, analisis klaster spasial (RQZM),
model interaksi spasial seperti Model Gravitasi dan Model Maksimisasi Entropi,
serta Model Transportasi untuk optimasi aliran sumber daya dan komoditas.
Seluruh metode tersebut dilengkapi dengan contoh penerapan, interpretasi hasil,
dan teknik komputasi menggunakan berbagai perangkat lunak sehingga pembaca
tidak hanya memahami konsep dan metode yang digunakan, tetapi juga mampu
mengaplikasikannya dalam perencanaan pembangunan wilayah, tata ruang, dan
pengambilan keputusan berbasis data.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 15x23 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 200 gram |
| Jumlah Halaman | xviii+265 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Pemodelan Perencanaan Pengembangan Wilayah: Konsep, Metode dan Aplikasi
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Ernan Rustiadi
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Indonesia – Rusia dalam Pusaran Perang Dingin: Geopolitik dan Diplomasi Soviet di Asia Tenggara
Buku ini merunut hubungan diplomasi Indonesia Rusi..
Rp.0
SCRIPT Untuk Malaysia yang Lebih Baik Suatu Visi Pemberdayaan dan Kerangka Kebijakan untuk Aksi
“Kita sekarang harus beranjak dari pengejaran keku..
Rp.0
Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan Sang Pendiri Uni Emirat Arab
Markaz Al-Imarat Li Ad-Dirasat Wa Al-Buhuts Al-Ist..
Rp.0
Tags: Pemodelan Perencanaan Pengembangan Wilayah: Konsep, Metode dan Aplikasi




-80x80.jpg)