Selain terdiri atas dua tesis karya Hisako Nakamura dan Rita Pranawati—keduanya tentang mediasi perceraian di tengah Muslim Jawa dan masing-masing diajukan ke Universitas Nasional Australia (1981) dan Universitas Monash (2012)—buku ini juga dilengkapi oleh beberapa artikel mutakhir yang ditulis oleh kedua penulis. Oleh karenanya, buku ini boleh dikatakan sebagai karya yang cermat dan berlandaskan empiris yang menawarkan analisis mendalam berbasis penelitian lapangan dan literatur tentang perceraian di kalangan Muslim Jawa pada awal 1970-an hingga 2020-an.
Buku ini menunjukkan bagaimana perceraian sangat dipengaruhi oleh norma dan institusi Islam. Perbedaan yang dibuatnya antara syariat, hukum, dan fikih memberikan kerangka analitis yang jelas. Selain itu, buku ini menempatkan kasus-kasus spesifik dalam kerangka intelektual atau sosial yang lebih luas, sehingga argumen dalam buku ini berdasar dan berwawasan luas. Mengingat kurun waktu kajiannya, buku ini juga dapat membentangkan perbedaan dan perkembangan keadaan yang berlaku pada awal 1970-an hingga 2020-an.
Buku ini akan sangat berharga bagi para sarjana dan mahasiswa di bidang-bidang seperti antropologi, sosiologi, sejarah, dan studi Islam atau Asia Tenggara, karena ia menggabungkan analisis terperinci dengan wawasan teoretis yang lebih luas. Buku ini juga akan bermanfaat bagi pembaca yang tertarik pada bagaimana praktik-praktik sosial dibentuk oleh kerangka hukum, budaya, atau agama.
Hisako Nakamura adalah mantan Guru Besar Antropologi Budaya pada Universitas Bunkyo, Jepang. Sebelumnya, dia pernah menjadi asisten peneliti antropologi di Universitas Syracuse, asisten dosen bahasa Jepang di Universitas Cornell, dan dosen bahasa Jepang di Universitas Adelaide. Selain itu, dia juga pernah melakukan studi sebagai “mahasiswa istimewa” di Fakultas Teologi Universitas Harvard 1981–1982, dan diterima sebagai “sarjana tamu” Program Studi Hukum Islam, Fakultas Hukum Universitas Harvard, 2004–2005 Dia menyelesaikan studi S-1 masing-masing di Jurusan Bahasa Jerman Universitas Okayama dan Jurusan Antropologi Universitas Tokyo. Sedangkan program S-2 diselesaikan di Jurusan Antropologi, Universitas Nasional Australia.
Rita Pranawati adalah dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Prof. Dr. Hamka yang juga bertugas sebagai Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar serta Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dia menyelesaikan program S1-nya di Jurusan Sastra Asia Barat, Universitas Gadjah Mada. Kemudian program S-2 dijalani di Program Studi Kajian Islam Lintasdisiplin, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta S-2 di Jurusan Sosiologi, Universitas Monash, dan program S-3 di Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 400 gram |
| Jumlah Halaman | xxxii+350 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
Perceraian Orang Jawa Dulu dan Kini
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Hisako Nakamura dan Rita Pranawati
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Handwriting, Humanity, and Artificial Intelligence: Reclaiming the Human Mind in an Algorithmic World
This book, Handwriting, Humanity, and Artificial I..
Rp.0
Jelajah Ekspansi Wacana dan Praktik Ekowisata dalam Politik Kepariwisataan Bali
Pengembangan ekowisata terjadi dalam ruang yang be..
Rp.0




