Model pengelolaan desentralisasi asimetris ala NKRI yang diajukan Tim LIPI, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat daerah dan kepentingan pusat. Walaupun daerah itu berstatus otsus atau istimewa, tidak boleh ada negara dalam negara, dan kesejahteraan masyarakat haruslah yang nomor satu, bukan kesejahteraan elite. Distorsi dalam pengelolaan desentralisasi asimetris di Indonesia bisa dikoreksi dengan memperbaiki persoalan kewenangan, kelembagaan, keuangan, korbinwas, politik dan pemerintahan lokal. -Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A. (Presiden Institut otonomi Daerah, Dirjen Otda 2010-2014, Guru Besar IPDN)
| Info Buku | |
| ISBN | 978-602-433-925-8 |
| Dimensi | 14.5 x 21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Bookpaper |
| Berat | 250 gram |
| Jumlah Halaman | xx + 232 hlm |
| Tahun Terbit | 2020 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Model Desentralisasi Asimetris Dalam NKRI
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Nyimas Latifah Letty Aziz, DKK
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.95.000
Produk Terkait
Peranan DPRD dalam Pengambilan Kebijakan Daerah
DPRD sebagai lembaga politik perwakilan rakyat dit..
Rp.80.000
Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika
Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl ter..
Rp.95.000
Penguatan Konektivitas Lintas Batas dalam Kerja Sama Ekonomi Subregional
Konektivitas yang dibangun negara, baik dalam ling..
Rp.85.000




