Cerita tentang kaum nasionalis yang dibuang di Manokwari dan Boven Digoel tidak banyak diketahui oleh generasi muda kita. Padahal, banyak persoalan hari ini yang perlu dicari akar masalahnya pada sejarah masa lalu.
Menelusuri kembali jejak kebangsaan adalah suatu hal yang penting dilakukan agar kita bisa menempatkan berbagai permasalahan yang kita hadapi hari ini, khususnya dalam permasalahan Papua, pada perspektif kesejarahan yang benar agar masa depan yang akan kita ukir merupakan untaian kehidupan yang berkesinambungan, sebagaimana seharusnya.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-979-461-848-6 |
| Dimensi | 15,5 x 23 cm |
| Jenis Cover | Softcover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 280 gram |
| Jumlah Halaman | x + 241 halaman |
| Tahun Terbit | 2013 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Jejak Kebangsaan: Kaum Nasionalis Manokwari dan Boven Digoel
- Penulis: Soewarsono, Herman Hidayat, Ana Windarsih, dkk
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.75.000
Produk Terkait
KARTINI - Kumpulan Surat-surat 1899-1904 (Jilid I)
Setiap tanggal 21 April, kita mengenang ikon emans..
Rp.290.000
Meredam Permusuhan, Memadamkan Dendam: Pelajaran Bina Damai dan Ketahanan Minoritas Keagamaan dari Tasikmalaya dan Bangil
Buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pa..
Rp.70.000
Krisis Pangan dan "Sesat Pikir"; Mengapa Masih Berlanjut?
Buku Krisis Pangan dan "Sesat Pikir": Mengapa..
Rp.90.000
Tags: Super Diskon, Sejarah, Sosial, Antropologi dan Arkeologi




