Buku ini membahas perkembangan reformasi intelijen di Indonesia pada periode Reformasi (1998-sekarang). Apa saja perubahan yang berlangsung dalam komunitas telik sandi pada era pasca Orde Baru? Bagaimanakah dinamika politik memengaruhi proses reformasi intelijen? Mengapa praktik penyalahgunaan kekuasaan dan politisasi terus berlangsung dalam badan intelijen meski demokratisasi telah berlangsung selama dua dekade lebih? Buku ini berupaya menjawab pelbagai pertanyaan penting tersebut dengan membahas tiga aspek strategis reformasi intelijen, yaitu: relasi presiden dan kepala badan intelijen negara; politisasi serta depolitisasi intelijen, dan; operasi intelijen Indonesia di luar negeri. Karya ini penting untuk dibaca oleh kalangan akademisi, peneliti, pengambil kebijakan, mahasiswa, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap masa depan demokrasi di Indonesia.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-623-321-157-4 |
| Dimensi | 14.5 x 21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Bookpaper |
| Berat | 250 gram |
| Jumlah Halaman | xii + 234 hlm |
| Tahun Terbit | 2022 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Membangun Intelijen Profesional Di Indonesia: Menangkal Ancaman, Menjaga Kebebasan
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Muhamad Haripin (Editor)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.95.000
Produk Terkait
Sistem Presidensial Indonesia dari Soekarno ke Jokowi/(Edisi Revisi)
Sejak dimulainya reformasi tahun 1998, Indone..
Rp.185.000
Demokrasi, Korupsi, dan Makhluk Halus dalam Politik Indonesia Kontemporer
Indonesia telah melangsungkan demokrasi elektoral ..
Rp.90.000
Tags: Membangun Intelijen Profesional Di Indonesia: Menangkal Ancaman, Menjaga Kebebasan




