Permasalahan masyarakat nelayan di Malaysia dan Indonesia adalah unik dan khas. Keduanya mirip, tapi berbeda. Kemiskinan struktural, patronase, marginalisasi, sumberdaya manusia, ketidakadilan, hingga kesejahteraan adalah masalah masalah yang selalu muncul dalam masyarakat nelayan di kedua negara.
Meski demikian, budaya, karakter, mental, dan habitus yang berbeda membuat masyarakat nelayan di Malaysia dan Indonesia memiliki cara yang tidak sama dalam menyelesaikan masing masing persoalanya. Inilah yang membedakannya: cara pandang, berpikir, etos, rasa, sikap, hingga perlawanan.
Maka buku Masyarakat Nelayan Malaysia dan Indonesia: Kajian Pembangunan dan Perubahan ini menjadi menarik dan penting sebagai alat bantu untuk melihat, membaca, dan menyelami pengalaman-pengalaman para masyarakat nelayan di Malaysia dan Indonesia; bagaimana mereka terpinggirkan, tertindas, menolak, kemudian keluar bergerak menggayuh impian kesejahteraan. Nyatanya, jejak masyarakat nelayan pada kedua negara yang tersaji dalam buku ini begitu menggetarkan untuk dijelajahi.
Sebagai sebuah kajian, hasil-hasil penelitian yang tersaji dalam buku ini sangat penting dan seksi. Kajian, paparan, dan analisis-analisisnya sangat khas serta unik.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-623-321-189-5 |
| Dimensi | 14.5 x 21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Bookpaper |
| Berat | 400 gram |
| Jumlah Halaman | xii + 386 hlm |
| Tahun Terbit | 2022 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Masyarakat Nelayan Malaysia dan Indonesia
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Khoirul Rosyadi dan Nor Hayati Sa'at (Editor)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.160.000
Produk Terkait
Living the Coup: Collective Diary of Daily Life in Myanmar
This book is born out of solidarity with the upris..
Rp.200.000
Tionghoa dan Ke-Indonesia-an: Komunitas Tionghoa di Semarang dan Medan
Kajian ini dapat dianggap sebagai upaya mengevalu..
Rp.85.000
Karakter Batak: Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan
Membahas seputar karakter batak secara komprehensi..
Rp.95.000




