Buku ini membahas teologi publik sebagai suatu proses beragama yang mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan publik dengan mempraktikkan nilai-nilai kemanusiaan universal, seperti keadilan dan kesetaraan. Untuk konteks Indonesia, Teologi Publik adalah sebuah konsep yang menjelaskan proses beragama dengan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan yang selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan prinsip-prinsip Konstitusi. Teologi publik berkelindan dengan solidaritas yang berbasis pengetahuan lokal, yang menciptakan ruang sipil kultural. Pengetahuan dan praktik budaya seperti ritual panas pela-gandong di Maluku dan praktik solidaritas lintas kelompok di wilayah lain di Indonesia membentuk ruang sipil lintas batas. Simbol dan ritual dan berbagai bentuk kelisanan lainnya digunakan sebagai alat bantu menciptakan penerimaan multikultural yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi penguatan kesadaran kewargaan pada akar rumput.
| Info Buku | |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 200 gram |
| Jumlah Halaman | x+266 hlm |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Teologi Publik, Solidaritas Kultural dan Demokrasi
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Musdah Mulia dan Izak Y. M. Lattu (Penyunting)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan Sang Pendiri Uni Emirat Arab
Markaz Al-Imarat Li Ad-Dirasat Wa Al-Buhuts Al-Ist..
Rp.0
SCRIPT Untuk Malaysia yang Lebih Baik Suatu Visi Pemberdayaan dan Kerangka Kebijakan untuk Aksi
“Kita sekarang harus beranjak dari pengejaran keku..
Rp.0



-80x80.jpg)
