Sjahrir: Politik dan Pengasingan di Indonesia, karya Rudolf Mrázek menampilkan hampir seutuhnya sosok seorang yang bernama Sjahrir, salah satu dari the Founding Fathers Republik Indonesia.
Sjahrir dihadirkan dengan segala sesuatu yang lepas dari bau “tradisional”, “primordial”, atau “parokial”. Lain dibandingkan dengan Soekarno, Hatta, Amir Sjarifoeddin, Sutomo, atau Tan Malaka yang tak pernah kehilangan pijakan akar tradisi, Sjahrir pun hampir tidak pernah menyebut kata “Minangkabau”, tempat darimana ia berasal.
Sosoknya menjadi demikian dibutuhkan tatkala gejolak Revolusi Nasional 1945-1949, hingga Sjahrir ditunjuk sebagai Perdana Menteri RI sebanyak tiga kali. Juga, nasib akhirnya yang kontradiktif, terpenjara sebagai tahanan politik semasa demokrasi terpimpinnya Soekarno, rekan seperjuangannya dalam menghadapi kolonialisme Belanda.
Bukan sekadar biografi politik, buku ini membawa pembaca masuk ke dalam pergulatan batin, idealisme, kesepian, serta paradoks hidup seorang tokoh yang terlalu modern untuk zamannya, dan mungkin terlalu jujur untuk dunia politik seperti sekarang ini.
“Seorang yang sangat saya kagumi: dedikasinya dan perjuangannya untuk negeri kita tercinta.” - Upik Sjahrir
“Yang amat mengesankan sekali pada diri Bung Sjahrir adalah kesederhanaan penampilannya, erudisinya (wawasannya), ketajaman analisisnya mengenai berbagai perkembangan di dalam negeri dan di dunia.” - Mochtar Lubis
“Bila Indonesia ingin maju—atau paling sedikit, bila Indonesia tidak ingin tenggelam—maka pendewasaan dan hikmah yang diwariskan antara lain oleh Sjahrir perlu kita pelajari kembali.” - Y.B. Mangunwijaya
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 17,5x25 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Jumlah Halaman | xlii + 663 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Sjahrir: Politik dan Pengasingan di Indonesia (Edisi Revisi)
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Rudolf Mrázek
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Handwriting, Humanity, and Artificial Intelligence: Reclaiming the Human Mind in an Algorithmic World
This book, Handwriting, Humanity, and Artificial I..
Rp.0
Kepemimpinan Bentang Alam: Jalan Masa Depan Konservasi
Krisis ekologis hari ini bukan lagi sekadar persoa..
Rp.0
Tags: Sjahrir: Politik dan Pengasingan di Indonesia (Edisi Revisi)




