Buku Siapkah Penduduk Menghadapi Ancaman Multibencana di Perdesaan? mendiskusikan kerentanan penduduk perdesaan dalam menghadapi perubahan lingkungan yang berdampak pada bencana. Alih fungsi lahan yang ditandai oleh masifnya konversi hutan menjadi perkebunan (khususnya kelapa sawit), pembalakan liar, serta peningkatan lahan pertanian dan permukiman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau panjang pun menjadi lebih sering terjadi.
Kondisi ini berpengaruh terhadap kerentanan lingkungan, kerentanan fisik dan kerentanan sosial ekonomi penduduk, termasuk penduduk marjinal (Orang Rimba). Kerentanan semakin meningkat karena bencana berdampak pada kehidupan penduduk, terutama kelompok rentan (anak-anak dan lansia), dan keberlanjutan livelihood, khususnya kegiatan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama penduduk.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-602-433-843-5 |
| Jenis Cover | Sot Cover |
| Jenis Kertas | Bookpaper |
| Berat | 300 gram |
| Jumlah Halaman | xiv + 138 halaman |
| Tahun Terbit | Juni 2020 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Siapkah Penduduk Menghadapi Ancaman Multibencana di Perdesaan?
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Deny Hidayati, DKK
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.75.000
Produk Terkait
Di Belanda tak seorang pun mempercayai saya: Korban metode Westerling di Sulawesi Selatan 1946-1947 - CU 2
Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarka..
Rp.90.000
Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata ..
Rp.85.000
Geliat Kritis dalam Penelitian Sosial: Catatan Para Peneliti
Buku ini membangkitkan harapan yang bes..
Rp.80.000
Tags: Siapkah Penduduk Menghadapi Ancaman Multibencana di Perdesaan?


-Kirim-DP-80x80.gif)

