• Menemukan Kembali Liberalisme
Sejak awal kelahirannya di zaman pencerahan, liberalisme diyakini sebagai doktrin "kebebasan merata" dan "kesempatan yang setara" untuk setiap individu, tanpa pengaturan, kontrol, dan regulasi dari negara. Liberalisme juga berurusan dengan aktivitas yang menyangkut soal kesejahteraan material manusia.

Sayangnya, doktrin liberalisme yang berkembang di Barat sekarang, khususnya di Amerika Serikat, malah menjadikan kebebasan bergerak liar dan justru menusuk doktrin liberalisme itu sendiri. Apa yang dilakukan Barat dan Amerika tak kalah berbahayanya dengan ideologi komunisme.

Di tengah makin liarnya liberalisme inilah, Ludwig von Mises hadir dengan bukunya yang kritis ini. Di era globalisasi sekarang ini, menurut dia, liberalisme sudah melenceng jauh dari rohnya. Liberalisme yang berkembang kini justru menjadi doktrin neokolonialis yang digunakan negara-negara maju untuk menjadikan regulasi ekonomi dan politiknya sebagai kebebasan yang monilitik. Terbukti, liberalisme yang dikembangkan pada saat ini justru mengebiri dan mengerdilkan individu-individu di bangsa-bangsa lain. Negara-negara Barat mengkhotbahkan liberalisme, tetapi mereka justru menelikung liberalisme itu untuk kepentingan politik yang absurd.
Info Buku
ISBN 978-602-99571-1-2
Dimensi 14,5 x 21 cm
Jenis Cover Softcover
Jenis Kertas Book Paper
Berat 260 g
Jumlah Halaman 242 halaman
Tahun Terbit 2011
Penerbit Freedom Institute

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Menemukan Kembali Liberalisme

  • Penulis: Ludwig Von Mises
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.75.000


Produk Terkait

Negara vs Santet: Ketika Rakyat Berkuasa

Negara vs Santet: Ketika Rakyat Berkuasa

Selama satu tahun, Nicholas Herriman tinggal di se..

Rp.65.000

Orang Jepang di Koloni Asia Tenggara (Print on Demand)

Orang Jepang di Koloni Asia Tenggara (Print on Demand)

Dibanding orang Timur Asia seperti bangsa Cina, In..

Rp.0

Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa

Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa

Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata ..

Rp.85.000

Tags: Menemukan, Kembali, Liberalisme, Ludwig Von Mises

Klik Chat Di Whats App