Membangun Tanpa
Menggusur merekam perjalanan warga Kampung
Akuarium, Bukit Duri, dan Kunir di Jakarta, dari luka penggusuran hingga meraih
World Habitat Award 2024.
Buku ini menuturkan
bagaimana mereka bangkit dari reruntuhan, membangun kampung susun bersama
pemerintah melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, serta mengelola
hunian mereka lewat koperasi perumahan.
Dari korban yang
kehilangan rumah dan penghidupan, mereka menjelma menjadi simbol keadilan ruang
dan bukti bahwa pembangunan yang manusiawi dapat terwujud tanpa penggusuran.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-623-321-417-9 |
| Dimensi | 14,5x21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 280 Gram |
| Jumlah Halaman | xviii+282 hlm |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Membangun Tanpa Menggusur: Perjuangan Kampung Susun dari Reruntuhan hingga World Habitat Award
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Untung Widyanto & Azka Gulsyan (Penulis)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.95.000
Produk Terkait
Pokok-Pokok Antropologi Budaya (cetakan ke-empat belas)
Antropologi budaya, sebuah cabang dari ilmu-ilmu s..
Rp.80.000
Pra Sejarah Sumatera Bagian Utara: Kontribusinya pada Kebudayaan Kini
Prasejarah merupakan babakan masa yang sangat panj..
Rp.130.000
Ritual dan Dinamika Hidup Orang Rongga: Tradisi Lisan dalam Wacana Etno-Ekologi
Dalam konteks pemertahanan tradisi budaya loka..
Rp.75.000
Tags: Membangun Tanpa Menggusur: Pembangunan Kampung Susun di Era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan




