Menyibak Gelombang Menuju Negara Maritim berisikan analisis strategis dan bahasan komprehensif tentang pembangunan maritim di semua sektor. Indonesia sebagai pusat gravitasi geopolitik dan geoekonomi kawasan Asia Pasifik, merupakan posisi yang sangat strategis bagi masa depan keamanan nasional maupun regional. Munculnya isu geopolitik baru berupa perebutan ruang (lebensraum) dan sumber daya alam di laut, harus semakin memperkuat Indonesia agar mampu menguasai dan memanfaatkan laut untuk kesejahteraan. Artinya, hakikat kuasa laut (sea power) untuk mewujudkan negara maritim harus dapat terimplementasikan dalam pembangunan nasional secara konsisten dan berkelanjutan.
Dibutuhkan peta-jalan (roadmap) strategi dalam suatu kebijakan kelautan, didukung kepemimpinan yang kuat guna menjalankan pilihan strategis politiknya. Keberhasilan penataan sistem konektivitas maritim menjadi faktor penentu, karena menyangkut penguatan pembangunan integratif, meliputi: penciptaan pemerataan pertumbuhan wilayah, hard infrastructure,soft infrastructure, dan budaya maritim.
Maka, untuk menjadi negara maritim, seluruh sektor maritim harus diberdayakan secara optimal, termasuk upaya meniadakan ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan. Diperlukan kerja keras berkesinambungan dengan menerapkan solusi strategis yang efektif guna mewujudkan poros maritim dunia.| Info Buku | |
| ISBN | 978-602-433-636-3 |
| Dimensi | 15 x 23 cm |
| Berat | 700 gram |
| Jumlah Halaman | xlii + 388 hlm |
| Tahun Terbit | 2018 |
Menyibak Gelombang Menuju Negara Maritim: Kajian Strategis Mewujudkan Poros Maritim Dunia
- Penulis: Laksamana Muda TNI (Purn) Ir. Darmawan, MM.
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.190.000
Produk Terkait
Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika
Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl ter..
Rp.95.000
Membangun Intelijen Profesional Di Indonesia: Menangkal Ancaman, Menjaga Kebebasan
Buku ini membahas perkembangan reformasi intelijen..
Rp.95.000
Pemilu Serentak 2019 : Sistem Kepartaian dan Penguatan Sistem Presidensial
Pemilihan umum tahun 2019 diselenggarakan dengan s..
Rp.95.000




