Temuan-temuan penelitian yang disajikan dalam buku ini menggarisbawahi
kembali. 1. Urgensi peninjuaan kembali format pemilihan umum, sistem
kepartaian, dan format politik Orde Baru pada umumnya, sehingga
pemilihan umum dapat menjadi lembaga demokratis yang memungkinkan rakyat
berdaulat. 2. Dalam konteks struktur dan proses pemilihan umum,
peninjuan kembali itu berkaitan dengan pembatasan keterlibatan
pemerintah dalam semua tahap pemilihan umum di satu pihak, dan
peningkatan keterlibatan serta partisipasi masyarakat, termasuk OPP, di
lain pihak.
| Info Buku | |
| ISBN | 979-461-297-5 |
| Dimensi | 14 x 21 cm |
| Jenis Cover | Softcover |
| Jenis Kertas | HVS |
| Berat | 250 g |
| Jumlah Halaman | 233 halaman |
| Tahun Terbit | 1998 |
| Penerbit | BUKUOBOR |
Menggugat Pemilu Orde Baru
- Penulis: Syamsuddin Haris
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.19.000
Produk Terkait
Invisible Diplomacy: The Untold Story Behind The Career of An Indonesian Diplomat
ARIF SUMANTRI HARAHAP adalah seorang diplomat seni..
Rp.150.000
Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas
Marjinalisasi dan diskriminasi yang dialami sebuah..
Rp.70.000
Faksi dan Konflik Internal Partai Politik di Indonesia Era Reformasi
Pada era reformasi ini, partai politik kerap ..
Rp.90.000
Tags: Menggugat, Pemilu, Orde Baru, Syamsuddin Haris




