Buku “Pariwisata dan Perubahan Iklim” membahas secara komprehensif hubungan dua fenomena besar abad ke-21: perkembangan pesat sektor pariwisata dan krisis iklim global. Berangkat dari posisi pariwisata sebagai salah satu sektor ekonomi terbesar dunia dan sektor unggulan pembangunan Indonesia, buku ini menunjukkan bagaimana ketergantungan pariwisata pada sumber daya alam dan kondisi lingkungan menjadikannya sangat rentan terhadap perubahan iklim, sekaligus menjadi kontributor signifikan terhadap emisi gas rumah kaca.
Pada bagian awal, penulis menguraikan konsep dasar pariwisata, kontribusinya terhadap PDB, lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur, serta karakteristik destinasi wisata, khususnya yang berbasis alam seperti laut dan pesisir, pantai, gunung, sungai, dan danau. Buku ini kemudian memetakan berbagai jenis pariwisata – mulai dari pariwisata rekreasi, bisnis (MICE), budaya, petualangan, hingga pariwisata kesehatan dan kebugaran – dengan menekankan motivasi wisatawan, dinamika permintaan, serta tantangan keberlanjutan di masing-masing segmen.
Bab-bab selanjutnya membahas perubahan iklim dan dampaknya terhadap pariwisata: peningkatan frekuensi bencana hidrometeorologi, kenaikan muka laut, pemutihan terumbu karang, perubahan pola curah hujan, dan degradasi kualitas lingkungan. Dampak tersebut diuraikan secara fisik-lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya, termasuk implikasinya terhadap infrastruktur pariwisata dan kehidupan masyarakat lokal maupun masyarakat adat di kawasan destinasi yang rentan.
Di sisi lain, buku ini juga menyoroti kontribusi sektor pariwisata terhadap perubahan iklim, khususnya melalui emisi yang berasal dari transportasi (terutama penerbangan), akomodasi dan infrastruktur pariwisata, serta berbagai aktivitas wisatawan. Konsep jejak karbon pariwisata dan metode pengukurannya dijelaskan untuk menunjukkan bagaimana perjalanan wisata, jika tidak dikelola dengan baik, dapat memperburuk tekanan terhadap sistem iklim.
Sebagai respon, penulis menyusun serangkaian strategi mitigasi dan adaptasi dalam pariwisata. Mitigasi mencakup efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, pengurangan emisi transportasi, pengelolaan sampah dan daur ulang, pengembangan green tourism dan ecotourism, serta penerapan standar dan sertifikasi pariwisata berkelanjutan. Adaptasi dibahas melalui perencanaan destinasi yang tahan iklim (climate-resilient destinations), diversifikasi produk pariwisata, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana, hingga pengembangan instrumen seperti asuransi iklim untuk melindungi pelaku sektor pariwisata.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 200 gram |
| Jumlah Halaman | xvi+238 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Pariwisata dan Perubahan Iklim
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Sri Mariati dan Jatna Supriatna
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
SCRIPT Untuk Malaysia yang Lebih Baik Suatu Visi Pemberdayaan dan Kerangka Kebijakan untuk Aksi
“Kita sekarang harus beranjak dari pengejaran keku..
Rp.0
Ibu Kota Nusantara: Gagasan, Kesehatan, Peluang dan Hikmah Era Digital
Sebagian besar warga negara akan mengenal dan mema..
Rp.0
70 Tahun Pudentia MPSS: Bunda Kandung Tradisi Lisan Indonesia
Buku ini tidak sekadar penanda usia seseorang dala..
Rp.0




