Membaca bagian pendahuluan saja sudah sangat menarik, sebagai buku yang mengulas secara mendalam situs Benteng Van den Bosch ini atau dikenal juga sebagai Benteng Pendem di Ngawi. Apalagi membaca bab-bab selanjutnya. Buku ini memperlihatkan kesungguhan penulisnya dalam mengungkap misteri Benteng Pendem, melalui berbagai penelusuran arsip, dokumen, dan referensi dari dalam dan luar negeri yang membuat buku ini sangat lengkap menyajikan data sejarah tentang situs peninggalan kolonial tersebut. Dan tentunya menjadikan buku ini sangat bermanfaat bagi peminat sejarah
Prof. Dr. Zeffry Alkatiri, SS, Msi,
Universitas Indonesia
Setelah selesai membaca buku ini sampai halaman terakhir, hanya bisa berkata luar biasa cara penyajiannya. Pendekatan sejarah yang dinarasikan benar-benar lengkap dan komprehensif. Bahkan sekaligus dapat melakukan kritik sumber, karena ada salah penulisan waktu dan tokoh, sebagai aspek utama dalam penulisan sejarah.
Membaca bab demi bab, bagian demi bagian, dan halaman demi halaman memberikan "lorong waktu" untuk kembali ke masa lampau, seakan-akan dapat langsung merasakan dan terlibat dalam denyut nadi kehidupan pada saat Benteng Van den Bosch yang ada di Ngawi tersebut dibangun dan dimanfaatkan untuk pertahanan Belanda, dan kemudian diman-faatkan pada masa-masa setelah kemerdekaan.
Akhirnya buku ini merupakan sebuah buku yang wajib dibaca di kalangan arkeologi, sejarah, dan arsirektur, lebih-lebih lagi di kalangan pelestari Cagar Budaya agar tahu bahwa di Ngawi terdapat bangunan Cagar Budaya yang berupa bangunan benteng yang sangat megah dan bersejarah.
Marsis Sutopo,
Ketua Umum, Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI)
“Buku ini ibarat oase di tengah kering dan kurangnya literasi terkait sejarah Ngawi. Semoga hadirnya buku ini mampu menjadi trigger bagi lahirnya tulisan-tulisan baru yang mengulik peristiwa sejarah yang ada di wilayah Ngawi”
Ragandhi Sastronagoro,
Komunitas Sejarah Sanggar Omah Joglo Ngawi
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 250 gram |
| Jumlah Halaman | xx+314 hlm |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Ngawi Ngawiyat: Menelusuri Jejak Sejarah Benteng Van Den Bosch
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Nunus Supardi (Penulis)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Desain Ulang Demokrasi Indonesia: Reaktualisasi Prinsip Musyawarah-Mufakat
Pokok bahwa demokrasi bukanlah sistem yang univer..
Rp.0
Indonesia – Rusia dalam Pusaran Perang Dingin: Geopolitik dan Diplomasi Soviet di Asia Tenggara
Buku ini merunut hubungan diplomasi Indonesia Rusi..
Rp.0
Tags: Ngawi Ngawiyat: Menelusuri Jejak Sejarah Benteng Van Den Bosch




