Manusia dikelompokkan dalam kategori “pemenang” (winner) dan “pecundang”
(loser). Keduanya memiliki idiom masing-masing. Dalam beberapa hal,
seseorang bisa selalu menjadi pemenang, sementara pada saat sama, orang
lain selalu tidak memiliki kesempatan untuk menang. Ini soal sikap
hidup. “Pecundang selalu melihat masalah dalam setiap peluang, sementara
pemenang selalu melihat peluang dalam setiap masalah”. (Thaksin
Shinawatra).
| Info Buku | |
| ISBN | 978-979-461-676-5 |
| Dimensi | 15 x 23 cm |
| Jenis Cover | Softcover |
| Jenis Kertas | HVS |
| Jumlah Halaman | 419 halaman |
| Tahun Terbit | 2008 |
| Penerbit | Yayasan Obor Indonesia |
Menembus Batas
- Penulis: Liem Siok Lan
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.95.000
Produk Terkait
Desain Ulang Demokrasi Indonesia: Reaktualisasi Prinsip Musyawarah-Mufakat
Pokok bahwa demokrasi bukanlah sistem yang univer..
Rp.160.000
Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika
Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl ter..
Rp.95.000
Membangun Intelijen Profesional Di Indonesia: Menangkal Ancaman, Menjaga Kebebasan
Buku ini membahas perkembangan reformasi intelijen..
Rp.95.000
Tags: Menembus, Batas, Liem Siok Lan




