• Love in the Kingdom of Oil

Novel ini ber-genre satir surealis. Premis ceritanya ialah seoarng perempuan yang bekerja di balai arkeologi menghilang tanpa jejak, atau diduga cuti dengan alasan yang tak jelas. Para pembaca diajak mengalami alur cerita yang dialami perempuan tersebut secara tak lazim. Beragam pertanyaan menghinggapi benak kepolisian yang menyelidiki kasus ini: apakah perempuan ini tipe pemberontak? Apakah ia sedang mengalami dilema moral? Tak seorang pun memahami bagaimana perempuan tersebut lenyap begitu saja, meninggalkan suami dan  rumahnya.

Hubungan dengan semua laki-laki selalu diakhiri dengan guci minyak yang harus perempuan itu bawa di atas kepala. Pada alur cerita lain, kita menjumpai komisaris polisi menginterogasi suami dan atasan tempat ia bekerja. Ketika perempuan itu muncul kembali, pembaca dihadapkan pada kaburnya jarak para laki-laki dalam hidupnya. Ia berganti-ganti suami akhirnya kembali ke suami pertama yang ternyata telah memiliki istri baru.

Di novel Love in the Kingdom of Oil inilah Nawal menyajikan surealisme dengan memvisualkan hakikat berpikir. Nawal menghadirkan keterkaitan antara perempuan dengan sejarah Mesir, masa pra-Islam, mengajukan gugatan peran dan posisi perempuan dalam tatanan patriarkhal yang represif, hingga kultur Mesir kontemporer.

Info Buku
ISBN 978-979-461-811-0
Dimensi 11 x 17 cm
Jenis Cover Softcover
Jenis Kertas Book Paper
Berat 150 g
Jumlah Halaman iv +252 halaman
Tahun Terbit 2012
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Love in the Kingdom of Oil

  • Penulis: Nawal El-Saadawi
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.45.000


Produk Terkait

Jiwa-Jiwa Mati

Jiwa-Jiwa Mati

Jiwa-jiwa menggambarkan akal licik pegawai yang am..

Rp.85.000

Wacana: Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya (Lingkungan Sosial Urban)

Wacana: Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya (Lingkungan Sosial Urban)

Wacana, Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya Vol.11 No.1..

Rp.40.000

Senja di Jakarta

Senja di Jakarta

Dalam novel Senja di Jakarta, Mochtar Lubis menyay..

Rp.80.000

Tags: Love, Kingdom of Oil, Nawal El-Saadawi

Klik Chat Di Whats App