“Jika dikelola dengan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas daerah, serta dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah pusat, kawasan seperti Jasela tidak hanya dapat menjadi penyangga pangan nasional, tetapi juga menjadi contoh bagaimana daerah dengan potensi besar dapat berkembang men-jadi pusat pertumbuhan baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”.
(Gusti Kanjeng Ratu Hemas).
“Pembangunan di utara itu menurut hemat saya sudah sangat jenuh. Kerusakan ekologisnya sudah amat sulit diperbaiki. Demak, Semarang, Pekalongan, misalnya itu kerusakan lingkungannnya sangat serius. Butuh perbaikan yang tidak sederhana. Karena itu, Jasela adalah solusi yang sangat penting demi keseim-bangan pembangunan di Jawa Tengah. Jasela bisa berkaca pada utara, untuk tidak mengulangi pemba-ngunan yang merusak secara ekologis”.
(Dr. Nur Hidayat Sardini)
| Info Buku | |
| Dimensi | 15x23 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Jumlah Halaman | 215 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Jasela, Perjuangan Senator Abdul Kholik Melawan Ketimpangan
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Djadjat Sudradjat
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Dongeng dari Kitab Gunung dan Samudra Legenda Burung Phoenix
Legenda Burung PhoenixTahukah kamu bahwa dalam ki..
Rp.0
Kamus Konjo-Indonesia-Inggris: Tradisi perkapalan dan kemaritiman di Bulukumba, Sulawesi Selatan
Tradisi pembuatan kapal secara tradisional merupak..
Rp.0
Sejarah Hubungan Kesusastraan Cina Jilid Cina - Asia Tenggara
Benarkah sastra Cina merupakan salah satu tradisi ..
Rp.0
Tags: Jasela, Perjuangan Senator Abdul Kholik Melawan Ketimpangan




