Buku ini merunut hubungan diplomasi Indonesia Rusia di era akhir pemerintahan Stalin hingga akhir pemerintahan Nikita Khruschev (1945-1964), yang merupakan fase penting era Perang Dingin. Kedua periode ini menempati posisi penting dalam sejarah diplomasi kedua negara. Periode akhir pemerintahan Stalin, khususnya pada 1945-1950 saat Indonesia sedang berjuang untuk mendapatkan pengakuan internasional sebagai negara yang berdaulat, menunjukkan dukungan signifikan Uni Soviet terhadap diplomasi Indonesia forum internasional, khususnya di DK PBB. Meskipun belum secara formal mengakui kemerdekaan Indonesia di lembaga internasional tersebut.
Sementara era Nikita Khruschev memberikan dukungan di berbagai bidang untuk perjuangan Indonesia pasca-Pengakuan Kedaulatan, pembukaan misi diplomasi kedua negara dukungannya terhadap KAA dan pembebasan Irian Barat. Kedekatan Nikita Khruschev dan Sukarno memungkinkan diberikannya bantuan militer Indonesia dalam konflik Irian Barat dan fase awal Konfrontasi Indonesia-Malaysia. Peningkatan alutsista berkat dukungan Uni Soviet menjadikan Indonesia menjadi kekuatan militer nomor 1 di Asia Tenggara dan salah kekuatan di kawasan Asia dengan persenjataan modern di masanya. Buku ini juga menyoroti gaya diplomasi Sukarno yang sangat khas dan sangat diterima dalam alam piker tak hanya tokoh-tokoh politik, tapi juga masyarakat Rusia dan Uni Soviet. Buku ini juga menunjukkan bagaimana strategi geopolitik Rusia di kawasan Asia Tenggara dan pandangan dunia (world view) Rusia secara umum.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 250 gram |
| Jumlah Halaman | xvi+274 hal |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indoensia |
Indonesia – Rusia dalam Pusaran Perang Dingin: Geopolitik dan Diplomasi Soviet di Asia Tenggara
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Ahmad Fahrurodji (Penulis)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Teologi Publik, Solidaritas Kultural dan Demokrasi
Bagaimana agama, budaya lokal, dan demokrasi dapat..
Rp.0
Desain Ulang Demokrasi Indonesia: Reaktualisasi Prinsip Musyawarah-Mufakat
Pokok bahwa demokrasi bukanlah sistem yang univer..
Rp.0
Tags: Indonesia – Rusia dalam Pusaran Perang Dingin: Geopolitik dan Diplomasi Soviet di Asia Tenggara



 depan_001-80x80.jpg)
