Sebagian besar warga negara akan mengenal dan memahami Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) melalui dunia maya: video di YouTube atau informasi di situs internet dapat dijangkau setiap saat dan dari mana pun. Bagaimana memaknai realitas ini? Buku ini mengajak pembaca melihat IKN sebagai permukiman baru sekaligus ibu kota negara melalui hal-hal yang mendasar atau manusiawi. Penulis, seorang perencana kota dan peneliti, menawarkan perspektif yang berkaitan dengan persoalan makna, simbol, sejarah sosial budaya, dan sejarah alam yang melekat pada lokasi tersebut. Pertanyaan tentang lokalitas dan identitas menjadi penting untuk diletakkan secara proporsional pada persoalan investasi yang dianggap sebagai sesuatu yang tak terhindarkan bagi pembangunan dalam sistem ekonomi global saat ini.
IKN adalah program resmi pemerintah berkaitan dengan pembanguan fisik dan juga simbolik bagi bangsa dan negara. Transformasi sosial adalah persoalan yang selalu menyertai pembangunan ibu kota baru di negara mana pun. Apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman kota Washington, kota Brasilia, dan lainnya?
Sebagai kota baru, IKN akan dijalani dalam suasana liminal, suatu rasa ambang yang memerlukan waktu untuk dilampaui. Berbagai pengalaman inderawi sehari-hari dan sosiologis yang menyertai suasana tersebut antara lain berkaitan dengan identitas, lanskap, infrastruktur, gentrifikasi, habitus, afek, plausibilitas, dan lain-lain.
Pada akhirnya aspirasi terhadap IKN perlu distrukturkan dalam tema-tema yang relevan dan ada koherensi yang menunjuk pada hal-hal teknis. Melalui pengembangan gagasan teoritis atau contoh kejadian di tempat lain sebagai preseden, memang menganggap ada asumsi-asumsi yang bisa dijalankan di IKN. Di sinilah letak makna menulis ulang jati diri bangsa. Kesempatan itu ada di IKN.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 14,5x21 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 300 gram |
| Jumlah Halaman | 200 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Ibu Kota Nusantara: Gagasan, Kesehatan, Peluang dan Hikmah Era Digital
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Koesparmadi
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Teologi Publik, Solidaritas Kultural dan Demokrasi
Bagaimana agama, budaya lokal, dan demokrasi dapat..
Rp.0
Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik
Buku Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial I..
Rp.0
Tags: Ibu Kota Nusantara: Gagasan, Kesehatan, Peluang dan Hikmah Era Digital




