• Widjanarko File

PENGHIANATAN SEORANG ADJUDAN?

Suatu Misteri masih melingkupi kesaksian Mantan Adjudan Bung Karno Alm. Kol Bambang Widjanarko

Para ahli sejarah agaknya perlu menyingkapkan kepada publik: apakah pengakuannya itu jujur yang sekian lama ia simpan sendiri dan baru dilepaskan setelah Bung Karno wafat? Ataukah itu sebuah pengakuan yang dipaksakan oleh Rezin Orde Baru kepadanya?

dan mana-mana saja dari 120 lebih pertanyaan penyidik yang jawabannya dapat dipercaya, dan mana yang tidak. Itulah tugas para sejahrawan yang wajib kita tagih. Salah satunya adalah ini:

Bekas Letkol UNTUNG datang di Istana dan bertemu dengan Bung Karno di kamar tidurnya, pada tanggal 4 Agustus 1965. Seingat saya, bekas Letkol UNTUNG datang tidak sendiri/bersama orang lain, dia datang bersama Jenderal SABUR. Bekas Letkol UNTUNG ditanya Bung KARNO, apakah IA sanggup diperintahkan mengambil tindakan terhadap Jenderal-Jenderal yang tidak loyal. UNTUNG menjawab sanggup. Saya tidak ingat siapa orang lain yang mengetahui adanyna pembicaraan itu, kecuali Jenderal SABUR.

 

Info Buku
ISBN 978-602-98484-1-0
Dimensi 14,5 x 21 cm
Jenis Cover Softcover
Jenis Kertas Book Paper
Berat 300 gram
Jumlah Halaman 330 halaman
Tahun Terbit 2011
Penerbit Insan Merdeka

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Widjanarko File

  • Penulis: Th Bambang Murtianto (ed.)
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.75.000


Produk Terkait

Politik Kewargaan Indonesia

Politik Kewargaan Indonesia

Argumen utama buku ini adalah bahwa kewargaan..

Rp.130.000

Penguatan Konektivitas Lintas Batas dalam Kerja Sama Ekonomi Subregional

Penguatan Konektivitas Lintas Batas dalam Kerja Sama Ekonomi Subregional

Konektivitas yang dibangun negara, baik dalam ling..

Rp.85.000

Refleksi Satu Dekade Belt and Road Initiative: Peluang dan Tantangan Kerja Sama Indonesia-Tiongkok

Refleksi Satu Dekade Belt and Road Initiative: Peluang dan Tantangan Kerja Sama Indonesia-Tiongkok

Buku Refleksi Satu Dekade Belt and Road Initiative..

Rp.170.000

Tags: Politik, HAM & Demokrasi

Klik Chat Di Whats App