Para pejuang bersenjata dan tentara RI meneruskan perlawanan dalam bentuk Perang Gerilya. Penulis menguraikan adanya kontradiksi di dalam pimpinan tentara Belanda KNIL yang fatal bagi berlangsungnya strategi Belanda selanjutnya. Ia juga menyoroti perbedaan pemikiran militer Jenderal Oerip Soemohardjo dengan Kolonel A.H Nasution dan TB. Simatupang, ketiganya adalah bekas opsir KNIL. Jenderal Oerip dalam masalah ini lebih jujur dalam mengutarakan pikirannya dan dengan jelas diuraikan oleh Hario Kecik secara psiko-analitis-militer. Para pembaca akan menemukan masalah-masalah baru dalam isi buku ini yang bisa dikatakan spektakuler karena diuraikan dengan -multidisciplinary approach- disamping penggunaan ilmu militer seperti yang telah ditulis dalam buku PEMIKIRAN MILITER 1. Akhirnya, penulis menguraikan tentang tugasnya meninjau RRC dan Vietnam atas perintah Panglima Tertinggi Bung Karno dimana RRC sedang mengalami Proletarian Cultural Revolution dan Vietnam masih berperang dengan Amerika.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-979-461-719-9 |
| Dimensi | 15 x 23 cm |
| Jenis Cover | hardcover |
| Jenis Kertas | HVS |
| Jumlah Halaman | 547 |
| Tahun Terbit | 2009 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Pemikiran Militer 2
- Penulis: Hario Kecik
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.280.000
Produk Terkait
Pemikiran Militer 4: Bangsa Indonesia Abad 21 Timbulnya Filosofi Baru
Mantan Jendral Soehario Koesnender Padmodiwirio al..
Rp.280.000
Papua Road Map - Negotiating the Past, Improving the Present and Securing the Future
Sumber-sumber konflik Papua dikelompokkan dalam em..
Rp.85.000
Penyelenggaraan Pilkada Gubernur Bengkulu 2015; Suatu Catatan Pengetahuan Tentang Demokrasi Di Daerah
Isu Pilkada menjadi isu yang selalu menarik, dan m..
Rp.110.000
Tags: Politik, HAM & Demokrasi




