• Krisis Pangan dan "Sesat Pikir"; Mengapa Masih Berlanjut?

Buku Krisis Pangan dan "Sesat Pikir": Mengapa Masih Berlanjut? merupakan hasil pergumulan penulisnya-ilmuwan lintas disiplin-dalam rentang waktu perjalanan akademiknya. Mereka mengamati, meneliti, dan menganalisis berbagai masalah terkait dengan kerentanan ekosistem sawah, ketidaktangguhan produksi pangan, dan kerancuan berpikir petani dan pelbagai pihak terkait. Inilah hasil pemikiran penulisnya, sekaligus kegalauan mereka atas realitas empiris yang terjadi secara berulang. Ledakan hama dan penyakit, menurunnya produksi padi, atau tidak tercapainya target produksi yang diharapkan, "kesesatan berpikir" dalam menggunakan asupan kimiawi, serta ketidaksiapan menghadapi konsekuensi perubahan iklim memotivasi penerbitan buku ini. Semoga buah pemikiran penulisnya menggugah berbagai pihak untuk tidak lagi menunda langkah kebijakan yang diperlukan sesuai dengan alternatif solusi yang diajukan.

Info Buku
ISBN 978-602-433-254-9
Dimensi 16 x 24 cm
Jenis Cover Soft Cover
Jenis Kertas Book Paper
Berat 390 gr
Jumlah Halaman xviii + 224 hlm
Tahun Terbit 2016
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Krisis Pangan dan "Sesat Pikir"; Mengapa Masih Berlanjut?

  • Penulis: Yunita T. Winarto, C. (Kees) J. Stigter, James J. Fox Dkk
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.90.000


Produk Terkait

Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi

Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi

Buku ini memperkaya khasanah pustaka tentang keber..

Rp.136.000

Binatang Penular Penyakit di Sekitar Lingkungan Rumah

Binatang Penular Penyakit di Sekitar Lingkungan Rumah

Binatang Penular Penyakit di Sekitar Lingkungan Ru..

Rp.80.000

Kemanusiaan dan Pembaruan Masyarakat Muslim Indonesia

Kemanusiaan dan Pembaruan Masyarakat Muslim Indonesia

Buku Kemanusiaan dan Pembaruan Masyarakat Muslim I..

Rp.130.000

Tags: Pertanian, sosial

Klik Chat Di Whats App