Karawang sudah dihuni manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Diawali ketika para leluhur pendukung budaya Neolitik mendatangi danmenghuninya, untuk kemudian berkembang dalam perjalanan waktu ke masa sekarang.
Kondisi geografi menjadi faktor penting pendukung hunian berkelanjutan. Pantai yang landai di pesisir utara ibarat pintu lebar yang memudahkan para pendatang memasuki Karawang. Dataran yang luas di utara dan barisan pegunungan di selatan merupakan perpaduan lingkungan yang menyediakan sumber daya biotic dan abiotik bagi kehidupan. Pegunungan pun senantiasa mengalirkan air ke dataran hingga menjadikan lahan subur bagi pertanian.
Monografi seri pertama ini memaparkan sejarah kehidupan
dan perkembangan peradaban di Karawang dalam latar belakang geografi itu.
Bukti-bukti arkeologi memperlihatkan tonggak-tonggak peradaban yang mengisi sejarah
hunian di wilayah ini. Diawali dengan kedatangan leluhur pertama yang agaknya bertutur
Bahasa Austroasiatik dari Asia Tenggara Daratan untuk kemudian didatangi Penutur
Austronesia dari Taiwan. Budaya pendatang lambat-laun mendominasi hingga semakin
komplek, sseiring masuknya pengaruh budaya logam di sekitar awal Masehi. Seiring
dengan itu masuk pula pengaruh Hindu-Buddha, dan kemudian pengaruh Islam dan kolonial.
Rangkaian pengaruh luar yang berpadu dengan evolusi lokal akhirnya menghantarkan
Karawang pada peradaban modern sekarang dengan tradisi-tradisi
asli yang masih bertahan di Desa Medalsari dan beberapa desa lainnya, walaupun semakin
tergerus oleh gempuran modernisasi-globalisasi.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-602-433-425-3 |
| Dimensi | 16 x 24 cm |
| Jenis Cover | softcover |
| Jenis Kertas | HVS |
| Berat | 460 gram |
| Jumlah Halaman | xxxviii + 242 hlm |
| Tahun Terbit | 2017 |
Karawang dalam Lintasan Peradaban. Seri pertama monografi workshop-penelitian 2015
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Truman Simanjuntak, Retno Handini, dan Sugeng Riyanto (ed.)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.140.000
Produk Terkait
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai..
Rp.90.000
Di Belanda tak seorang pun mempercayai saya: Korban metode Westerling di Sulawesi Selatan 1946-1947 - CU 2
Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarka..
Rp.90.000
Tan Malaka: Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia. Jilid I
Tan Malaka sosok penuh misteri dalam kancah kemerd..
Rp.135.000
Tags: Sejarah, Sosial, Budaya, Antropologi, Arkeologi



-Kirim-DP-80x80.gif)
