Menggaungkan keinginan lahirnya
Kementerian Kebudayaan selama 79 tahun tanpa henti, bukanlah pekerjaan sia-sia.
Melalui berbagai forum (kongres, konferensi, musyawarah, seminar, dialog dll),
penyampaian petisi, deklarasi, rekomendasi, per-nyataan, tulisan di surat kabar, jurnal dll, gaung itu
diarahkan kepada para pengambil keputusan. Langkah itu bukanlah hanya sekedar
“mengiklankan” sebuah cita-cita. Berkat dorongan semangat “pantang menyerah”
dan “pantang mundur,” para pembela budaya maju terus meskipun harus menempuh
jalan panjang dan melelahkan. Pada akhirnya perjuangan itu dapat terwujud
meskipun beberapa kali harus mengalami kegagalan.
Buku ini mencoba mengajak pembaca
menelusuri jejak pemikiran, gagasan, cita-cita, dan pandangan serta wacana yang
pernah hidup dan masih relevan dari para pembela budaya, terutama tentang posisi kebudayaan dalam pemerintahan.
Gagasan dan pemikiran yang lahir dengan berlandaskan pada dinamika perjalanan
bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,
seperti diamanatkan Pasal 32 UUD 1945. Amanat kepada pemerintah atau negara
untuk memajukan kebudayaan, peradaban dan persatuan bangsa.
Selama ini tidak atau belum pernah ada
tulisan yang mengulas jejak-jejak sejarah lahirnya kementerian itu dalam
kondisi tersusun rapi di satu dokumen. Jejak itu berserak di risalah kongres
dengan tiras terbatas, di kliping koran
yang menguning, di nomor keputusan menteri yang hanya diingat orang dalam, dan
yang paling rapuh, di ingatan orang-orang yang tinggal sedikit jumlahnya yang
sempat hadir di forum-forum itu. Menghimpunnya menjadi satu narasi yang runtut
diharapkan dapat menjadi dasar dan
rujukan dalam memahami posisi kebudayaan dalam pemerintahan. Meskipun
demikian, dapat saja data, arsip atau dokumen yang sama tentang gagasan
dibentuknya kementerian yang disajikan dalam buku ini akan ditafsirkan secara
berbeda.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 400 gram |
| Jumlah Halaman | xxii+332 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
79 Tahun: Menanti Lahirnya Kementerian Kebudayaan
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Nunus Supardi
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Biografi Haji Her Santri yang Menjadi Sultan
Haji Her tidak menapaki hidup dengan bekal rencan..
Rp.0
Dongeng dari Kitab Gunung dan Samudra Legenda Burung Phoenix
Legenda Burung PhoenixTahukah kamu bahwa dalam ki..
Rp.0




