Buku Pariwisata Regeneratif:
Evolusi Paradigma Pariwisata menawarkan gagasan transformatif yang sangat
krusial di tengah persimpangan jalan sektor kepariwisataan global dan nasional.
Menghadapi krisis iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan fenomena overtourism,
karya ini secara kritis membongkar keterbatasan pariwisata berkelanjutan
(sustainable tourism) konvensional yang sering kali terjebak pada sekadar upaya
meminimalkan dampak negatif (doing less harm) atau mempertahankan status quo
bumi yang sudah terdegradasi.
Sebagai respons atas kebuntuan
paradigma lama, buku ini mengusung pendekatan Pariwisata Regeneratif yang
berakar kuat pada Teori Sistem Kehidupan (Living Systems Theory). Dalam
kacamata ini, destinasi pariwisata tidak lagi dipandang secara antroposentris
sebagai mesin industri atau komoditas ekstraktif, melainkan sebagai organisme
sosio-ekologis hidup yang kompleks dan saling terhubung. Tujuannya adalah
melakukan lompatan pergeseran dari ‘tidak merusak’ menjadi upaya aktif untuk
memulihkan (restore), memperbarui (renew), dan menumbuhkan daya dukung
ekosistem serta kesejahteraan masyarakat lokal demi mencapai Dampak Positif
Bersih (Net Positive Impact).
Disusun secara komprehensif,
buku ini berhasil menjembatani fondasi teoritis-filosofis mendalam dengan
metodologi aplikatif di lapangan. Pembahasannya mencakup landasan Etika Ekologi
Dalam (Deep Ecology) dan integrasi epistemologis kearifan lokal Nusantara
seperti Tri Hita Karana (Bali), Sasi (Maluku dan Papua), hingga Pahomba (Sumba)
sebagai basis tata kelola destinasi yang ekosentris.
Lebih lanjut, buku ini membekali
pembaca dengan berbagai instrumen praktis dan kerangka kerja inovatif, antara
lain: metodologi pengukuran dampak positif bersih dan jejak karbon ekowisata,
evaluasi sosial-ekonomi pariwisata komunitas melalui pendekatan Social Return
on Investment (SROI) dan Theory of Change, pedoman perencanaan infrastruktur
destinasi berbasis Place-Based Design dan Biomimikri, serta penerapan Ekonomi
Donut (Doughnut Economics) dalam Model Bisnis Pariwisata Sirkular (Regenerative
Business Model Canvas). Turut diulas pula bentuk tata kelola kolaboratif
(Living Governance) serta strategi ketahanan destinasi pariwisata terhadap
ancaman krisis iklim dan bencana alam.
Dengan kajian lintas disiplin
dan kekayaan studi kasus empirisnya, buku ini hadir bukan sekadar sebagai bahan
bacaan akademis, melainkan sebagai kompas moral dan pedoman operasional bagi
pembuat kebijakan, akademisi, pelaku industri, hingga pengelola destinasi
berbasis masyarakat. Pariwisata Regeneratif menjadi rujukan strategis untuk
memastikan kepariwisataan Indonesia bertransformasi menjadi kekuatan yang
menyembuhkan bumi, menjamin keadilan sosial, dan memperbarui kehidupan
melintasi batas generasi.
| Info Buku | |
| ISBN | Masih dalam proses |
| Dimensi | 16x24 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 400 gram |
| Jumlah Halaman | xxiv+364 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Pariwisata Regeneratif: Evolusi Paradigma Pariwisata
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Sri Mariati dan Jatna Supriatna (Editor)
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.0
Produk Terkait
Kamus Konjo-Indonesia-Inggris: Tradisi perkapalan dan kemaritiman di Bulukumba, Sulawesi Selatan
Tradisi pembuatan kapal secara tradisional merupak..
Rp.0
Komedi Betawi sebagai Genre Baru dalam Teater Betawi
- Dr. Seno Gumira Ajidarma, S.Sn., M.Hum.Dosen Fak..
Rp.0




