“Jika dikelola dengan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas daerah, serta dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah pusat, kawasan seperti Jasela tidak hanya dapat menjadi penyangga pangan nasional, tetapi juga menjadi contoh bagaimana daerah dengan potensi besar dapat berkembang men-jadi pusat pertumbuhan baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”.
(Gusti Kanjeng Ratu Hemas).
“Pembangunan di utara itu menurut hemat saya sudah sangat jenuh. Kerusakan ekologisnya sudah amat sulit diperbaiki. Demak, Semarang, Pekalongan, misalnya itu kerusakan lingkungannnya sangat serius. Butuh perbaikan yang tidak sederhana. Karena itu, Jasela adalah solusi yang sangat penting demi keseim-bangan pembangunan di Jawa Tengah. Jasela bisa berkaca pada utara, untuk tidak mengulangi pemba-ngunan yang merusak secara ekologis”.
(Dr. Nur Hidayat Sardini)
| Info Buku | |
| ISBN | 978-623-321-461-2 |
| Dimensi | 15x23 cm |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Jenis Kertas | Book Paper |
| Berat | 250 gram |
| Jumlah Halaman | xii + 202 halaman |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Jasela, Perjuangan Senator Abdul Kholik Melawan Ketimpangan
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Penulis: Djadjat Sudradjat
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.134.000
Produk Terkait
Cibi dan Buba: Penghuni Hutan Kota yang Gemar Menabung
Cibi dan Buba, dua Tupai yang senang bermain di hu..
Rp.50.000
National Air Power: Membangun Kekuatan Udara Nasional
Buku ini mengkaji secara komprehensif konsep natio..
Rp.165.000
Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial Intelligence (AI): Merebut Kembali Pikiran Manusia di Dunia Algoritmik (POD)
Buku Tulisan Tangan, Kemanusiaan, dan Artificial I..
Rp.0
Tags: Jasela, Perjuangan Senator Abdul Kholik Melawan Ketimpangan




