• Memoar Seorang Dokter Perempuan

Dengan memberontak melawan rintangan-rintangan dari keluarga dan masyarakat seorang perempuan muda bangsa Mesir memutuskan untuk studi ilmu kedokteran, dan menjadi satu-satunya perempuan dalam kelas yang seluruhnya terdiri dari kaum lelaki. Keterlibatannya dengan mahasiswa lainnya –demikian pula dengan mayat laki-laki maupun perempuan di ruang autopsi – mengintensifkan pencarian identitas dirinya. Disadarinya bahwa kaum lelaki bukanlah nabi, seperti yang diajarkan ibunya, tetapi juga bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat menjelaskan setiap hal, dan bahwa ia tidak dapat dipuaskan dengan hidup dalam suatu kehidupan yang semata-mata mengandalkan pada pemikiran saja.

Setelah perkawinan yang singkat dan tidak bahagia, ia lebih menekuni profesinya, dan menjadi dokter yang sukses dan kaya-raya. Akan tetapi pada saat bersamaan, ia makin menyadari ketidakadilan dan kemunafikan yang hidup dalam masyarakat. ia akhirnya mendapat penyelesaian bukan melalui pengasingan diri, melainkan melalui hubungan dengan orang lain.

Novel ini jelas kian melambungkan reputasi internasional Nawal el-Saadawi sebagai seorang penulis sekaligus pejuang hak-hak wanita di seluruh dunia.

Info Buku
ISBN 979-461-067-4
Dimensi 11 x 17 cm
Jenis Cover Soft cover
Jenis Kertas HVS
Berat 100 gr
Tahun Terbit 2005
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Memoar Seorang Dokter Perempuan

  • Penulis: Nawal El Saadawi
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.25.000


Produk Terkait

Ingin Tahu Sejarah Seksualitas (Print on Demand)

Ingin Tahu Sejarah Seksualitas (Print on Demand)

Sejak lama dan sampai kini pun kita bayangi oleh n..

Rp.0

Si Lugu

Si Lugu

Si Lugu (L'Ingenu) merupakan nama seorang tokoh ya..

Rp.35.000

Suratan Takdir

Suratan Takdir

Zadig ou la Destinée ‘Zadig atau Suratan Takdir’ (..

Rp.65.000

Tags: Novel, sastra, bahasa,

Klik Chat Di Whats App