• Menggagas Etika Islami untuk Abad ke-21: Sebuah Eksplorasi Pemikiran Etika Tariq Ramadan

Di Indonesia, pada awal tahun 2000-an muncul berbagai gagasan bahwa masalah-masalah masa kini perlu disikapi, dari perspektif Islam, dengan pendekatan moral. Misalnya, gagasan bahwa syariat Islam perlu dipahami dengan menekankan tujuannya atau maqâsid Syariah; bahwa masalah reproduksi perlu dibahas, dari perspektif Islam, dengan mengedepankan prinsip keadilan jender; dan bahwa akhlak perlu didahulukan di atas fikih. Sementara di Amerika dan Eropa gagasan-gagasan yang mirip telah muncul lebih dahulu. Misalnya, mulai dasawarsa 1980an, muncul kegelisahan akan lemahnya rumusan etika Islam yang sebenarnya lebih berpeluang mendekati prinsip-prinsip ajaran Islam dari pada rumusan-rumusan fikih; dan perkembangan pemikiran maqâsid ash-sharî’a (tujuan Syariat) sebagai dasar pemikiran fikih minoritas di Amerika dan Eropa.

Fikih minoritas menekankan prinsip-prinsip universal Islam dan memandang orang Islam sebagai subyek moral pembangun peradaban Islam, penegak keadilan dan penjaga martabat manusia. Namun, pandangan ini dibarengi dengan penekanan bahwa fikih minoritas dimaksudkan hanya untuk umat Islam yang hidup sebagai minoritas dalam masyarakat non-Muslim. Sebagai kritik terhadap kecenderungan ini, Tariq Ramadan (l. 1962) menawarkan gagasan maqâsid ash-sharî’a sebagai dasar perumusan etika Islami yang universl, yaitu yang bisa gigunaan sebagai orientasi moral bagi hidup seluruh ummat Islam.
Buku ini menggali etika Islami yang dibangun oleh Ramadan.  Bertolak dari pemikiran etika Ramadan, buku ini mencoba menjawab pertanyaan bagaimanakah suatu etika Islami yang berdasarkan Qura’n dan Sunah, perlu dan bisa dikembangkan untuk abad ke-21? Apakah syarat-syaratnya dan bagaimana mengembangkannya? Seperti apakah bentuknya, apa dasarnya dan apa komponen-komponennya? Bagaimanakah suatu sistem etika Islami bisa berperan sebagai orientasi bagi system fikih?


Buku ini juga mencoba menunjukkan bagaimana sistem etika Islami yang dikembangkan Ramadan bisa menjadi jembatan antara pemikiran fikih minoritas dan realitas kehidupan Barat masa kini dan bisa menadi kerangka sintesa bagi perkembangan pemikiran Islam di Indonesia pada awal abad ke-21.

Info Buku
ISBN 978-623-321-199-4
Dimensi 14,5 x 21 cm
Jenis Cover Soft Cover
Jenis Kertas Bookpaper
Berat 400 gram
Jumlah Halaman xii + 432 hlm
Tahun Terbit 2023
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Menggagas Etika Islami untuk Abad ke-21: Sebuah Eksplorasi Pemikiran Etika Tariq Ramadan

  • Rp.190.000


Produk Terkait

TENTANG MANUSIA INDONESIA dsb.

TENTANG MANUSIA INDONESIA dsb.

Menggunakan judul karya “Tentang Manusia Indonesia..

Rp.85.000

Pemujaan Terhadap Kelompok Etnis

Pemujaan Terhadap Kelompok Etnis

Pemujaan terhadap Kelompok Etnis merupakan pemacu ..

Rp.0

Krisis Kebebasan (cu. 3)

Krisis Kebebasan (cu. 3)

Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah..

Rp.65.000

Tags: Menggagas Etika Islami untuk Abad ke-21: Sebuah Eksplorasi Pemikiran Etika Tariq Ramadan

Klik Chat Di Whats App