• Komunitas Cina di Medan Dalam Lintas Tiga Kekuasaan 1930-1960
Ada hal yang menarik, pada tahun 1946-1948, orang2 Tionghoa Medan mengenal nama “Bos Centung” dari suku Lenga Hokian, tapi tidak ada satupun yang tahu siapa sebenarnya boss ini. Boss ini dikabarkan sangat akrab dengan Chu dan boss ini sering membantu pendanaan laskar dalam komando Xarim M.S. Bahkan memuluskan aksi penyusupan laskar ke kota untuk mengamati keadaan dan memetakan posisi pertahanan Belanda. Chu Teng Ko tidak pernah berkomentar siapa Bos Centung itu tapi dari pembicaraan dengan teman2 Chu mengisyaratkan bahwa Bos Centung itu adalah Chu Teng Ko.
Info Buku
ISBN 978-979-799-727-4
Dimensi 14,8 x 21 cm
Jenis Cover Softcover
Jenis Kertas HVS
Berat 340 g
Jumlah Halaman xxxvi + 227 halaman
Tahun Terbit 2013
Penerbit LIPI Press

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Komunitas Cina di Medan Dalam Lintas Tiga Kekuasaan 1930-1960

  • Penulis: Nasrul Hamdani
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.60.000


Produk Terkait

Gamelan Digul

Gamelan Digul

Berisi kisah yang menakjubkan dan menyentuh hati t..

Rp.65.000

Mereka Yang Tertindas (print on demand)

Mereka Yang Tertindas (print on demand)

Buku ini berisi kumpulan esei yang mengupas secara..

Rp.0

Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono

Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono

This volume of essays is intended to honour an exc..

Rp.90.000

Tags: Komunitas, Cina, Medan, Lintas, Tiga Kekuasaan, 1930-1960, Nasrul Hamdani

Klik Chat Di Whats App