• Pilpres & Jurnalistik Hitam Putih

"Buku ini tidak biasa karena menerapkan perspektif performance studies untuk membaca foto kampanye; sebuah tawaran yang menarik bagi kajian fotografi."

Dr. Lono Lastoro Simatupang, M.A. 

Antropolog  & Kaprodi PSPR Sekolah Pascasarjana  UGM

 

Basic Fotografi yang imajinya telanjur dianggap mewakili kebenaran peristiwa diaduk-aduk menjadi kabar dan warta visual yang menjerumuskan masyarakat luas.

Oscar Motuloh

Pewarta foto Antara

 

Bahasa visual menjadi bahasa yang paling kontekstual pada masa kini. Gambar, foto, dan produk­produk visual lain dipakai sebagai alat untuk justifikasi dan argumentasi yang dianggap paling ideal terutama dalam politik. Buku ini menjelaskan dengan sangat komprehensif peran bahasa visual tersebut dalam arena kontestasi politik Indonesia masa kini.

Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., D.E.A

Dekan Fakultas llmu Budaya UGM

 

Sang penulis mencoba merefleksikan perspektifnya tentang situasi karut marut Pilpres & kompleksitas narasi politiknya via beragam media sosial yang ada. Khususnya yg tertampilkan dalam ranah tekstual & visual jurnalistik - (yg satu ini merupakan obsesi minat kepakaran akademisnya sejak 81  sampai dengan S-3nya). Tinjauan analisis Ririt meskipun dinyatakan “hitam-putih” -BW-monochromatic, tetapi saya yakin pasti terselip nilai-nilai “grey'-abu-abu” dan warna-warni polychromatic sebagaimana entitas fotografi. Layak disimak tiga entitas yg saling berkelindan dalam buku ini,  antara Pilpres- Jurnalistik- media fotografi beserta implikasi logis dan simbol-simbolnya.

Prof. Soeprapto Soedjono, M.F.A.,  Ph.D

Fotografer, Guru Besar lSI Yogyakarta, dan  Rektor lSI 2006-2010

 

Fotografi, khususnya fotografi jurnalistik tetap menjadi media penyampai pesan universal yang menjadi tugas bagi seorang fotografer. Aktivitas mengabadikan suatu peristiwa ke dalam satu bingkai foto untuk disampaikan/diberitakan kepada masyarakat luas, menjadi sangat penting dewasa ini. Kemajuan teknologi digital saat ini tidak otomatis menghilangkan peran fotografi sebagai sebuah media komunikasi yang mampu menciptakan citra positif maupun negatif menarik diulas dalam buku ini. Semoga karya tulis Ririt Yuniar yang kesekian ini memberikan kontribusi dan menambah wacana untuk literature dunia jurnalistik tanah air.

 Astra Bonardo, S.Kom.

Info Buku
ISBN 978-602-433-761-2
Dimensi 14,5 x 21 cm
Berat 250 gram
Jumlah Halaman xxvi + 264
Tahun Terbit 2019

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Pilpres & Jurnalistik Hitam Putih

  • Penulis: Ririt Yuniar. Editor: Zaenuddin Hudi Prasojo
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.95.000


Produk Terkait

Membongkar Konspirasi di Balik Konflik Maluku (edisi revisi)

Membongkar Konspirasi di Balik Konflik Maluku (edisi revisi)

Buku dengan judul “Membongkar Konspirasi di Bali..

Rp.60.000

Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi

Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi

Kewarganegaraan hadir kembali di Indonesia. Orde B..

Rp.110.000

Teknik dan Etik Profesi TV Presenter

Teknik dan Etik Profesi TV Presenter

Menjadi TV Presenter yang baik dan menarik tidak m..

Rp.120.000

Klik Chat Di Whats App