• Menimbang Demokrasi Dua Dekade Reformasi

Tak terasa sudah dua puluh tahun era reformasi bergulir yang ditandai mundurnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Banyak yang sudah dicapai, tetapi sulit dibantah, tidak sedikit kegagalan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri, bermartabat, adil, dan sejahtera. Korupsi yang marak, menguatnya politik identitas dan politisasi SARA, lemahnya penegakan hukum dan HAM, merosotnya komitmen ber-Pancasila, dan absennya visi kebangsaan para elite politik, saling berkelindan di tengah kebanggaan semu sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia sesudah India dan Amerika Serikat. Alih-alih menikmati demokrasi substansial yang terkonsolidasi, bangsa kita justru masih terperangkap praktik demokrasi elektoral dan elitis yang bersifat prosedural.

Buku ini menimbang pencapaian reformasi di Indonesia pasca-Orde Baru. Ada empat kelompok tema yang ditimbang oleh para penulis yang seluruhnya merupakan peneliti pada Pusat Penelitian Politik LIPI, yakni: (1) pencapaian reformasi menuju sistem demokrasi; (2) reformasi sistem perwakilan, pemilu, dan kepartaian; (3) reformasi sektor keamanan; dan (4) reformasi hubungan pusat-daerah, desentralisasi dan politik lokal.

Info Buku
ISBN 978-602-433-757-5
Dimensi 145 x 210 mm
Berat 500 gram
Jumlah Halaman xxviii + 556 hlm
Tahun Terbit 2019

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Menimbang Demokrasi Dua Dekade Reformasi

  • Penulis: Syamsuddin Haris
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.180.000


Produk Terkait

Transnasionalisme: Peran Aktor Non Negara dalam Hubungan Internasional

Transnasionalisme: Peran Aktor Non Negara dalam Hubungan Internasional

Buku yang kami beri judul Transnasionalisme: P..

Rp.80.000

Kisah Kaneko; Sebuah Obrolan dengan Kaneko Ikeda

Kisah Kaneko; Sebuah Obrolan dengan Kaneko Ikeda

"Dengan berbagai pengalaman (Kaneko Ikeda) yang sa..

Rp.65.000

Klik Chat Di Whats App