• Di Balik Jeruji Besi: Menggugat Dakwaan Subversi

… penangkapan terhadap saya dan dua fungsionaris PUDI lainnya, Julius Usman dan Saleh Abdullah. Penangkapan itu sendiri saya nilai tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya diatur dalam UU (KUHAP). Bahkan, cara-cara yang digunakannya sangat mirip dengan cara-cara “licik” dan penuh dengan “tipu muslihat” model penjajah Belanda di zaman Kompeni, khususnya ketika mereka menangkap Pangeran Diponegoro … (hlm. 21)


***

… sudah menunggu para wartawan. Keluar dari mobil kerangkeng, aku sekali lagi menampang dan berbicara di depan kamera mereka:

“ Ini adalah awal dari babak baru perlawananku terhadap Soeharto dan rezimnya!

Saudara akan saksikan nanti. Lambat atau cepat dia akan tersungkur, dan sistemnya akan hancur” … (hlm. 62)


***

“… dengan alasan-alasan saya di atas, dengan ini pula saya menyatakan keberatan saya terhadap lembaga peradilan ini atas digunakannya UU Anti Subversi No. 11/PNPS/1963, karena undang-undang itu saya anggap sudah tidak berlaku lagi, dan dalam kesempatan ini pula saya menyatakan keberatan saya atas Surat Dakwaan PU yang masih menggunakan UU Anti Subversi itu untuk menyatakan dakwaannya kepada saya, dan meminta agar Surat Dakwaan itu dinyatakan batal …” (hlm. 136)


***

Pernyataan Sri-Bintang Pamungkas menolak Soeharto menjadi calon Presiden, serta menantangnya untuk berlaga dalam sebuah pemilihan presiden langsung oleh rakyat adalah “perbuatan politik”. Sedang memaksakan sistem yang tak demokratis yang memungkinkan seseorang seperti pak Harto dipilih menjadi Presiden RI berkali-kali adalah “kejahatan politik”. (hlm. 197)


***

… Dan ketika Soeharto benar-benar menyatakan berhenti, maka semua orang dalam sel Bintang itu bersorak bersama hampir histeris menyatakan gembiranya, hampir tak percaya akan apa yang mereka dengar. Ruang kecil 6 kali 4 di penjara Cipinang itu bergemuruh terasa goncang oleh kaki-kaki yang menghentak lantai dan orang menari-nari menyatakan rasa sukanya: “Soeharto jatuh!”, teriak mereka setengah takjub. (hlm. 294)


Info Buku
ISBN 979-461-349-5
Dimensi 14 x 21 cm
Jenis Cover Soft Cover
Jenis Kertas Bookpaper
Berat 450 gram
Jumlah Halaman xviii + 384 hlm
Tahun Terbit 2000
Penerbit Yayasan Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Di Balik Jeruji Besi: Menggugat Dakwaan Subversi

  • Rp.40.000


Produk Terkait

Rona Budaya: Festschrift untuk Sapardi Djoko Damono

Rona Budaya: Festschrift untuk Sapardi Djoko Damono

Rona Budaya adalah persembahan karya ilmiah untuk ..

Rp.95.000

Menanam Sebelum Kiamat: Islam, Ekologi, dan Gerakan Lingkungan Hidup

Menanam Sebelum Kiamat: Islam, Ekologi, dan Gerakan Lingkungan Hidup

Persoalan lingkungan, merupakan masalah global yan..

Rp.70.000

Gen Si Kaki Ayam: Kisah Hancurnya Hiroshima Jilid 18

Gen Si Kaki Ayam: Kisah Hancurnya Hiroshima Jilid 18

Bukan Komik Biasa Komik Yang Menyentuh Hati Untuk ..

Rp.15.000

Tags: Di Balik Jeruji Besi: Menggugat Dakwaan Subversi

Klik Chat Di Whats App