• Wato Wele Lia Nurat

Buku ini menuturkan Tradisi Lisan milik masyarakat Lamaholot, Flores Timur yang tidak banyak dikenal umum. Tradisi Lisan termasuk Khazanah sastra yang penting sebagai bagian utama dari budaya sastra masyarakat. Di sini diungkapkan isi suatu cerita asal-usul yang mengandung maksud legitimasi leluhur dalam hubungan dengan kekuasaan dalam masyarakat itu. Cerita yang dianggap sacral ini memiliki fungsi sosial yang penting dan dibawakan pada peristiwa-peristiwa siklus kehidupan, kejadian yang penting atau gawat. Masyarakat Lamaholot Flores Timur mengenal sastra lisan sebagai bentuk tradisi sastra yang paling dominan, karena penduduk di daerah-daerah NTT (Nusa Tenggara Timur) tidak mengenal tulisan daerah. Wilayah flores timur di pulau-pulau di Indonesia bagian timur umumnya merupakan wilayah puisi lisan yang terpelihara. Terpeliharanya sastra lisan Flores Timur antara lain karena tradisi lisan dan tradisi retorika menduduki posisi penting dalam komunikasi antar-komunitas. Melalui sastra lisan itulah masyarakat berkomunikasi, mewariskan, dan mengembangkan pengetahuan dan pola sikap tentang dan atas kehidupan. Sastra lisan mempunyai kedudukan dan peranan penting dalam kehidupan social-budaya Flores Timur.

Info Buku
ISBN 979-461-25
Dimensi 14 x 21 cm
Jenis Cover Softcover
Jenis Kertas HVS
Berat 200 gram
Jumlah Halaman 164 halaman
Tahun Terbit 1997
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Wato Wele Lia Nurat

  • Penulis: Yoseph Yapi Tahum
  • Ketersediaan: Tersedia
  • Rp.35.000


Tags: Sejarah, Sosial, Antropologi dan Arkeologi