Melalui tulisan memoir yang unik ini, Hario Kecik secara berani menggunakan pendekatan -Multidisipliner- dan dialektis-historis menjawab sekaligus mengapa pemberontakan bangsa kita selalu gagal melawan VOC masa lalu, mengapa sekarang korupsi di pemerintahan merajalela di kalangan pejabat di lembaga atas negara, mengapa lebih dari 50 partai politik ikut pemilu 2009, mengapa beberapa mantan jenderal TNI merasa terpanggil dan mampu menjadi presiden RI dengan penduduk 250 juta, suatu loncatan besar dari tugas mengurus kurang lebih 350 ribu personil militer dalam keadaan tidak perang. Ia juga menerangkan dengan gamblang bahwa fasis Jepang dalam penjajahannya mengurus Indonesia secara administratif sipil dan militer, meniru persis cara kolonialis Belanda dan juga dalam bidang security dan militer yang akibat dan dampaknya masih terasa dalam jangka panjang oleh rakyat Indonesia.
| Info Buku | |
| ISBN | 978-979-461-718-2 |
| Dimensi | 15 x 24 x 4 cm |
| Jenis Cover | Softcover |
| Jenis Kertas | HVS |
| Berat | 650 gram |
| Jumlah Halaman | 538 |
| Tahun Terbit | 2009 |
| Penerbit | Yayasan Pustaka Obor Indonesia |
Pemikiran Militer 1
- Penulis: Hario Kecik
- Ketersediaan: Tersedia
-
Rp.280.000
Produk Terkait
Pembelajaran Politik Pemilu Serentak 2019 - Sebuah Survei Pemilih
Tahun 2019 merupakan tahun politik bagi Indonesia ..
Rp.190.000
Pola Kandidasi & Kebijakan Responsif Gender Perempuan Kepala Daerah di Indonesia
Buku ini ditulis pada tahun 2019 sebagai seri penu..
Rp.60.000
Refleksi Satu Dekade Belt and Road Initiative: Peluang dan Tantangan Kerja Sama Indonesia-Tiongkok
Buku Refleksi Satu Dekade Belt and Road Initiative..
Rp.170.000
Tags: Politik, HAM & Demokrasi




