• Kenduri Arwah

SETELAH mendapatkan sepotong tulang ayam, kucing hitam melompat dari lubang pembuangan. Kucing hitam itu membawa tulang ayam menuju kebun ubi kayu. Di tengah kelam dan pantulan cahaya lampu yang semar-semar dari pekarangan belakang, Arini kehilangan kucing hitam di antara rumpun ubi kayu.


“Kau melihat ibumu?”

“Perempuan tua di sebelah itu siapa?”

“Nenekmu.”

“Laki-laki tua di sebelahnya?”

“Kakekmu.”

“Lalu, mereka yang datang di dalam gelap dengan wajah-wajah dingin itu?”

“Mereka, orang-orang sebelum nenekmu, sebelum kakekmu. Mereka yang telah mendahuluimu.


Laki-laki itu datang di antara asap putih yang membawa bau kemenyan tersapu angin malam. Ia tak sendiri. Kamaruzzaman beserta Farida, perempuan yang paling dicintainya. Perjalanan sepasang kekasih telah berakhir di atas gundukan tanah di pekarangan belakang. Tapi, Kamaruzzaman hendak menjumpai anak gadisnya untuk yang terakhir kali. Di hari ke-100. Ketika arwah kembali ke alam dunia.

Info Buku
ISBN 978-623-6421-18-5
Dimensi 13 x 18 cm
Jenis Cover Soft Cover
Jenis Kertas Bookpaper
Berat 250 gram
Jumlah Halaman 297 hlm
Tahun Terbit 2021
Penerbit Pustaka Obor Indonesia

Tulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Kenduri Arwah

  • Rp.85.000


Produk Terkait

Kepada Bung Karno; Kumpulan Puisi 1960-2014

Kepada Bung Karno; Kumpulan Puisi 1960-2014

Bagiku sajak ini adalah lambang hubunganku dengan ..

Rp.40.000

Disleksia - Perkembangan Di Indonesia

Disleksia - Perkembangan Di Indonesia

Dalam buku ini Harwintha Y. Anjarningsih mengupas..

Rp.60.000

Sang Putri Dan Sang Presiden

Sang Putri Dan Sang Presiden

Siapa pun pernah mengalami hal yang sama dan mungk..

Rp.85.000

Tags: Kenduri Arwah

Klik Chat Di Whats App